Al-Quran Online ini, ajakan untuk mendalami AlQuran sambil mencari ridho dan cinta Allah semata
Daftar Akar Kata Pada AlQuran
Dipersembahkan oleh para sukarelawan yang hanya mencari kecintaan Allah semata

Al-Baqarah

dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

ayat 17

Perumpamaan mereka adalah seperti orang yang menyalakan api, maka setelah api itu menerangi sekelilingnya Allah hilangkan cahaya (yang menyinari) mereka, dan membiarkan mereka dalam kegelapan, tidak dapat melihat.

🧐 I'rāb (Rincian Tata Bahasa) Surah Al-Baqarah Ayat 17

Ayat ini menggunakan perumpamaan (metáfora) untuk menggambarkan keadaan orang-orang munafik.

Bagian 1: Perumpamaan Dasar (مَثَلُهُمْ كَمَثَلِ الَّذِي اسْتَوْقَدَ نَارًا)

Kata

Jenis Kata (Posisi)

Tanda I'rab

Fungsi Gramatikal & Keterangan

مَثَلُ (Matḥalu)

Isim (Kata Benda)

Marfū' (Dhommah)

Mubtada' (Subjek). Merupakan Muḍāf.

هُمْ (Hum)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Jarrin

Muḍāf Ilaih (Sandaran).

كَ (Ka)

Harf Jar / Tasybīh

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Kāf At-Tasybīh (Penyerupaan), juga berfungsi sebagai Khobar.

مَثَلِ (Matḥali)

Isim Majrūr

Majrūr (Kasrah)

Majrūr oleh Kāf. Merupakan Muḍāf.

الَّذِي (Alladhī)

Ism Mawṣūl

Mabnī 'alā As-Sukūn

Muḍāf Ilaih (Sandaran). Fī Mahalli Jarrin.

اسْتَوْقَدَ (Istawqada)

Fi'il Mādhī

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Fi'il Ṣilah Al-Mawṣūl. Fā'ilnya Dhāmir Mustatir (Huwa).

نَارًا (Nāran)

Isim

Mansūb (Fathah)

Maf'ūl Bih (Objek) dari Istawqada.

جُمْلَةُ كَمَثَلِ...

Syibhul Jumlah

Fī Mahalli Raf'in

Khobar (Predikat) bagi مَثَلُهُمْ.

جُمْلَةُ اسْتَوْقَدَ...

Jumlah Ṣilah Al-Mawṣūl

Lā Maḥalla Lahā

Penjelas bagi Alladhī.

Bagian 2: Tindakan Awal (فَلَمَّا أَضَاءَتْ مَا حَوْلَهُ)

Kata

Jenis Kata (Posisi)

Tanda I'rab

Fungsi Gramatikal & Keterangan

فَ (Fa)

Harf 'Athf / Ta'qīb

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Fā'ul 'Athaf, menunjukkan akibat atau urutan segera.

لَمَّا (Lammā)

Ẓarf Zamān (Syarat)

Mabnī 'alā As-Sukūn

Lammā Ḥīniyyah (Keterangan waktu), berfungsi sebagai Ism Syarṭ ghairu jāzim.

أَضَاءَتْ (Aḍā'at)

Fi'il Mādhī

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Fi'il Syarṭ (Kata kerja syarat). Tā' adalah Tā' Tā'nīts. Fā'ilnya Dhāmir Mustatir (Hiya), kembali ke Nār (api).

مَا (Mā)

Ism Mawṣūl

Mabnī 'alā As-Sukūn

Maf'ūl Bih (Objek) dari Aḍā'at (menerangi).

حَوْلَ (Ḥawla)

Ẓarf Makān

Mansūb (Fathah)

Ẓarf Makān (Keterangan Tempat) dari . Merupakan Muḍāf.

هُ (Hu)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Jarrin

Muḍāf Ilaih (Sandaran).

Bagian 3: Akibat/Jawab Syarat (ذَهَبَ اللَّهُ بِنُورِهِمْ وَتَرَكَهُمْ فِي ظُلُمَاتٍ لَّا يُبْصِرُونَ)

Kata

Jenis Kata (Posisi)

Tanda I'rab

Fungsi Gramatikal & Keterangan

ذَهَبَ (Dzahaba)

Fi'il Mādhī

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Jawab Syarṭ (Jawaban Syarat) dari Lammā.

اللَّهُ (Allāhu)

Isim (Lafzhul Jalālah)

Marfū' (Dhommah)

Fā'il (Pelaku) dari Dzahaba.

بِ (Bi)

Harf Jar

Mabnī 'alā Al-Kasri

Huruf jar.

نُورِ (Nūri)

Isim Majrūr

Majrūr (Kasrah)

Majrūr oleh Bā'. Merupakan Muḍāf.

هِمْ (Him)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Jarrin

Muḍāf Ilaih.

وَ (Wa)

Harf 'Athf

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Wāwu 'Athaf, menyambungkan Tarakahum kepada Dzahaba.

تَرَكَ (Taraka)

Fi'il Mādhī

Mabnī 'alā Al-Fatḥi

Fi'il Mādhī. Fā'ilnya Dhāmir Mustatir (Huwa), kembali ke Allah.

هُمْ (Hum)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Naṣbin

Maf'ūl Bih (Objek) dari Taraka.

فِي (Fī)

Harf Jar

Mabnī 'alā As-Sukūn

Huruf jar.

ظُلُمَاتٍ (Ẓulumātin)

Isim Majrūr

Majrūr (Kasrah)

Majrūr oleh .

لَّا (Lā)

Harf Nafyi

Mabnī 'alā As-Sukūn

Lā Nāfiyah (Kata Penyangkal). Tidak beramal pada fi'il mudhari'.

يُبْصِرُونَ (Yubṣirūna)

Fi'il Mudhari'

Marfū' (Tsūbūt An-Nūn)

Fi'il mudhari' marfū' karena tetapnya Nūn (Af'ālul Khamsah).

الواو (Al-Wāwu)

Dhāmir Muttasil

Fī Mahalli Raf'in

Fā'il (Pelaku) dari Yubṣirūna.

جُمْلَةُ لَّا يُبْصِرُونَ

Jumlah Fi'liyah

Fī Mahalli Jarrin

Na'at (Sifat/Keterangan) bagi ظُلُمَاتٍ.


📝 Catatan Penting

  1. Lammā Ḥīniyyah: لَمَّا di sini berfungsi sebagai kata keterangan waktu yang bersyarat, yang selalu membutuhkan Jawab Syarṭ (ذَهَبَ اللَّهُ) setelahnya.

  2. I'rāb Jumlah Nā'at: Kalimat لَّا يُبْصِرُونَ berkedudukan sebagai sifat (Na'at) untuk Ẓulumāt (ظُلُمَاتٍ). Karena Ẓulumāt ber-i'rab Majrūr (Jar), maka kalimat sifatnya juga berada di posisi Majrūr (Fī Mahalli Jarrin).

  3. Makna Dzahaba: Dzahaba (pergi) ketika diikuti Bā' (بِ) sering kali memiliki makna Adzāba (menghilangkan/membawa pergi), sehingga ذَهَبَ اللَّهُ بِنُورِهِمْ berarti "Allah menghilangkan cahaya mereka."